OmahBola.net - Tabarez: Messi Adalah Penguasa Bola
Tabarez: Messi Adalah Penguasa Bola

Chile – Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez mengakui jika kekalahannya dengan Argentina adalah karena ada Lionel Messi yang bermain untuk Argentina.

Pemimpin grup B ini kalah saat bermain di La Serena di mana Sergio Aguero mencetak gol di menit ke 56 melalui sundulan. Namun Tabarez merasa jika Messi bermain dengan cara yang berbeda kali ini, dan juga Tabarez mengakui jika tim nasional Uruguay sudah membuktikan kemampuannya untuk menghadapi kecerdikan pemain bernomor punggung 10 tersebut.

mobile3
mobile3

“Kami sudah mempersiapkan ini dengan sangat matang, namun Messi adalah pemain yang tidak bisa ditebak,” ungkap pelatih ini kepada media.

“Dia adalah penguasa bola, yang memiliki kecepatan yang tinggi dan secara mental dapat mengantisipasi gerakan yang dilakukan oleh para pemain bertahan. Dia selalu berada satu detik dari kami.

“Dalam permainan yang dilakukan Argentina, bola hampir tidak pernah langsung diberikan ke sayap kiri, mereka memainkan bola secara diagonal dari kanan ke kiri dan dia tahu dia dapat sangat berbahaya ketika menggiring bola dan lebih berbahaya ketika bersama Aguero.

“Mereka memiliki hubungan yang sangat erat, ketika Aguero menginginkan bola di tempat yang dia inginkan, Messi selalu menempatkannya secara pas kepadanya.

“Kami tahu jika kami menghadapi tim yang sangat kuat, di mana untuk menguasai bola adalah hal yang sangat sulit. Kami tidak mengendalikan bola seperti apa yang kami inginkan dan yang sudah kami rencanakan.

“Kami selalu ditekan mundur, dan kami tahu jika membuat kesempatan untuk mencetak gol adalah yang sulit dilakukan. Saya selalu mengatakan kepada seluruh tim dalam seluruh turnamen, ketika diberikan waktu untuk mempersiapkan, itu digunakan untuk meraih kemenangan.

“Tentu saja kami bukan tim yang sangat berpengalaman seperti Argentina, yang memiliki kualitas sangat baik dan memiliki catatan sejarah yang baik di Piala Dunia.

“Mereka semua memiliki kemampuan yang kurang lebih sama, dan mereka tidak memerlukan waktu yang seperti tim lakukan dan harus memainkan pemain-pemain muda.

“Namun sekarang kami akan bermain dengan motivasi yang lebih kuat untuk menghadapi Paraguay, dan kami juga mengetahui jika memenangkan pertandingan akan aman saat kualifikasi.”